Protokol Jaringan (SMK X.2)
Protokol jaringan adalah sekumpulan aturan baku yang di tetapkan oleh badan standardisasi dunia tentang jaringan dan teknologi informasi, yang mengatur mekanisme komunikasi data antar mesin komputer.
1. Model DoD
Model layer DoD dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Departemen of Defense (DoD) sebagai upaya meningkatkan strategi pertahanan. DoD membuat sebuah riset yang awalnya dikenal sebagai Advanced Research Project Agency (ARPA), yang kemudian berkembang menjadi Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). ARPA berhasil merilis ARPAnet, yang merupakan jaringan pertama yang menerapkan protokol TCP/IP. Dengan protokol tersebut, sistem jaringan mampu mengoneksikan berbagai platform komputer di antara badan resmi pemerintah dan beberapa universitas di Amerika.
Perbandingan layer model DoD dan OSI
Layer DoD
- Process/Application
- Host-to-Host
- Internet
- Network Access
Layer OSI
- Application Presentation Session
- Transport
- Network
- Data Link Physical
2. Model OSI
Model OSI (Open Standard Interconnection) yang dikeluarkan oleh ISO atau International Standard Organization membagi proses komunikasi dalam tujuh layer. Model OSI memiliki tujuh layer atau lapisan yang dibagi menjadi application, presentation, session, transport, network, data link, dan physical layer.
1. Application (Aplikasi)
Menyediakan interface yang memberikan pelayanan bagi pengguna dalam berinteraksi dengan sisten jaringan melalui momputer.
2. Presentation (Presentasi)
Melakukan enkripsi kompresi, serta dekripsi data.
3. Session
Mengasosiakan setiap komunikasi antar layer sebelum session dengan layer setelah session.
4. Transport (Transpor)
Memastikan setiap paket data dikirim tanpa terjadi kesalahan dan tidak terjadi duplikasi.
5. Network (Jaringan)
Menentukan letak jalur pengiriman data yang akan ditransmisikan serta meneruskan paket tersebut ke alamat jaringan tertentu.
6. Data Link
Mengatue nilai data biner(true and false) yang bernilai 0 dam 1 menjadi logical group.
7. Physical (Fisik)
Sebagai interface fisik yang melewatkan transmisi data biner (digital) melalui jalur komunikasi.
Berdasarkan fungsinya, ketujuh layer dalam model OSI dapat dikategorikan menjadi dua lapisan, yaitu lapisan atas dan lapisan bawah.
a. Lapisan atas dari model OSI terkait dengam persoalan aplikasi. Lapisan ini hanya diimplementasikan pada aplikasi yang digunakan oleh pengguna komputer.
b. Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transpor data. Lapisan fisik dan lapisan data link diimplementasikan ke dalam hardware dan software.

0 Response to "Protokol Jaringan (SMK X.2)"
Post a Comment